Tag: masalah kesuburan

Mengenal Apa Itu Menopause dan Mitos-Mitos yang Sering Dibicarakan

Mengenal Apa Itu Menopause dan Mitos-Mitos yang Sering Dibicarakan

Banyak yang belum terlalu memahami apa itu menopause. Menopause sendiri diartikan sebagai fase berhentinya menstruasi seorang wanita yang terjadi pada usia 45-55 tahun. Meski begitu, pada beberapa wanita, kondisi ini terjadi lebih cepat. 

Menjelang masa menopause, seorang wanita bisa mengalami tanda tanda transisi. Tanda-tandanya bisa beruba haid yang semakin tidak teratur selama beberapa bulan, susah tidur, hingga hot flashes (kegerahan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas).  Perubahan di masa menuju menopause ini memang sering sekali terjadi. Namun, meski begitu, gejala ini tidak selalu sama di setiap wanita. 

Mitos-Mitos Menopause

Masih banyak yang salah paham tentang fakta menopause, akibatnya, mitos-mitos berikut ini kerap kali terdengar:

1. MITOS: Menopause Terjadi di Umur 50-an Tahun

Memang benar bahwa menopause terjadi di umur 51 tahun. Namun, faktanya tidak semua wanita mengawali menopause di umur ini. Masa terjadinya menopause dipengaruhi oleh genetik seseorang. Bila dalam satu keluarga, seorang ibu dan nenek mengawali menopause di usia 40 tahun, maka keturunan perempuannya punya kesempatan besar untuk memulai menopause di umur tersebut. Kebiasaan merokok juga punya andil besar untuk mempercepat menopause. Jadi, hanyalah mitos bila seorang wanita yang mengalami menstruasi lebih cepat, akan mendapatkan masa menopause lebih cepat pula. 

2. MITOS: Menopause Merupakan Penyebab Awal Terjadinya Kepikunan

Banyak yang masih menganggap bahwa menopause adalah alasan penyebab kepikunan. Namun, hal ini merupakan mitos yang tidak benar. Memang benar bahwa banyak wanita yang mengalami penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Namun, bukan berarti penurunan ini terjadi karena menopause. Ada banyak penyebab kepikunan lain seperti depresi, anxiety, kekurangan nutrisi, serta stress. 

3. MITOS: Menopause Menghentikan Aktifitas Seksual

Memang benar bahwa menopause bisa mempengaruhi turunnya kadar estrogen. Kadar estrogen yang semakin rendah ini akan mempengaruhi sirkulasi darah yang semakin berkurang ke area vagina. Akibatnya, kondisi ‘vagina kering’ pun terjadi. Namun, bukan berarti hal ini membuat aktifitas seksual benar-benar berhenti. Penggunaan penyeimbang pH bisa jadi solusi untuk menikmati aktifitas seksual sejak menopause. 

4. MITOS: Menopause Membuat Berat Tubuh Naik

Banyak wanita mengalami kenaikan berat badan setelah menopause. Namun, tidaklah benar bahwa menopause adalah penyebab utama kegemukan. Pertambahan berat badan lebih terkait dengan semakin berkurangnya aktivitas fisik dan berubahnya pola tidur. Seorang wanita menopause yang rajin berolahraga dan tetap menjaga masuknya kalori harian tidak akan mengalami kelebihan lemak.

5. MITOS: Menopause Merupakan Penyakit

Menopause bukanlah sebuah penyakit, namun merupakan siklus yang pasti terjadi oleh seorang wanita. Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk mengetahui apa itu menopause sejak dini. Karena bukan penyakit, wanita menopause tetap beraktivitas sebagaimana biasanya. Olahraga yang teratur, makan makanan bergizi dan tidak mengonsumsi alkohol adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan. 

6. MITOS: Wanita Menopause Tidak Perlu Mengonsumsi Pil KB

Menjelang masa menopause, seorang wanita akan mengalami haid yang tidak teratur, bahkan kehilangan masa-masa haid selama berbulan-bulan. Namun, bukan berarti potensi terjadinya kehamilan itu tidak ada sama sekali. Andaikata seorang wanita sudah tidak haid selama setahun, namun mengalami haid hanya dalam sehari, maka potensi untuk hamil pun masih ada. 

7. MITOS: Siklus ‘Hot Flashes’ Hanya Terjadi Sebentar

Memang benar bahwa kondisi kegerahan mendadak (hot flashes) tidak terjadi sepanjang hari. Namun, kondisi ini akan terjadi selama 2-3 tahun setelah menopause awal terjadi. Hindari konsumsi kopi, alkohol dan makanan pedas untuk mengurangi perasaan gerah yang timbul. Penggunaan hormon terapi juga bisa jadi alternatif untuk memangkas rasa panas. 

Meski belum memasuki masa-masa menopause, sudah sebaiknya anda paham apa itu menopause. Mengenali fakta dan mitosnya memudahkan anda untuk diagnosa dan mengurangi efek samping yang timbul.