Tag: ibu hamil

Mengenal Manfaat dan Risiko Ibu Hamil Makan Nangka

ibu hamil makan nangka

Buah nangka merupakan buah yang kaya akan nutrisi. Meski begitu, konsumsi buah nangka bagi ibu hamil sering menuai kontroversi. Jika Anda tengah mengandung, Anda pun sebaiknya mengetahui efek ibu hamil makan nangka. 

Mengonsumsi buah nangka bisa mendatangkan dampak positif bagi kesehatan Anda dan janin. Tapi, di satu sisi, ada juga beberapa kandungan pada buah nangka yang bisa memberikan dampak negatif.

Manfaat ibu hamil makan nangka

Apabila Anda memutuskan untuk memakan buah nangka saat sedang hamil, maka apa beberapa manfaat ibu hamil makan nangka? berikut ulasannya 

  • Mengendalikan hormon

Anda tentu tahu bahwa kondisi hormon cenderung tidak stabil dan mudah berubah-ubah di masa kehamilan. Perubahan hormon ini bisa menyebabkan berbagai hal, mulai dari suasana hati yang buruk, stres, dan lain sebagainya.

Buah nangka dipercaya mampu memberikan efek positif untuk menetralkan atau mengontrol kadar hormon selama masa kehamilan. Setelah memakan buah nangka, Anda bisa memiliki kondisi hormon yang lebih stabil selama beberapa waktu. 

  • Mencegah anemia

Banyak wanita hamil yang rentan terhadap anemia. Ini bisa terjadi karena produksi sel darah merah tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh Anda saat sedang hamil.

Ibu hamil makan nangka bisa mendapatkan asupan zat besi yang baik untuk memproduksi sel darah merah dengan lebih maksimal. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kekurangan zat besi dan secara otomatis juga akan terhindar dari anemia. 

  • Kaya akan serat

Serat dibutuhkan oleh tubuh untuk melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, serat juga memiliki dampak positif terhadap pengendalian berat badan, apalagi jika berat badan selama hamil menjadi sangat tidak menentu.

Ibu hamil makan nangka bisa mendapatkan asupan serat yang memadai. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari sembelit dan berat badan pun menjadi lebih terjaga. Berat badan yang terjaga juga akan berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan tubuh Anda secara keseluruhan. 

Mewaspadai risiko negatif buah nangka

Meskipun kaya akan manfaat, buah nangka juga bisa memberikan risiko negatif dalam beberapa kasus. Waspadai risiko-risiko berikut saat akan memakan buah nangka selama masa kehamilan: 

  • Peningkatan kadar gula darah

Buah nangka pada dasarnya mengandung kadar gula yang cukup tinggi, meskipun kadar gula itu dianggap sebagai gula alami yang didapatkan dari buah. Mengonsumsi terlalu banyak buah nangka tetap bisa menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah.

Di masa kehamilan, Anda lebih rentan terhadap diabetes. Kondisi diabetes ini disebut dengan diabetes gestasional. Jika Anda mengonsumsi nangka dalam jumlah besar, maka Anda berisiko mengalami diabetes gestasional yang lebih parah dan berbahaya. 

  • Reaksi alergi

Dalam beberapa kasus, ibu hamil makan nangka juga bisa mengalami reaksi alergi. Beberapa orang bisa saja memiliki alergi terhadap buah nangka. 

Jika Anda belum pernah mengonsumsi nangka sebelumnya, sebaiknya jangan coba memakan nangka untuk pertama kalinya di masa kehamilan. Ini dilakukan sebagai upaya antisipasi apabila Anda mengalami reaksi alergi nangka yang parah dan tidak diinginkan.

  • Diare

Buah nangka sering digunakan sebagai obat pencahar alami. Ini bisa membuat beberapa orang mengalami diare setelah mengonsumsi buah nangka.

Secara garis besar, ibu hamil makan nangka tidak berisiko terhadap keguguran, meskipun ada risiko-risiko lain yang perlu diwaspadai. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai keamanan mengonsumsi nangka bila Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih akurat. 

Perubahan Payudara Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

No Comments Kehamilan
Perubahan Payudara Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Perubahan akan terjadi pada tubuh ibu hamil, termasuk bagian payudara. Namun, dari beragam perubahan yang terjadi Anda harus mewaspadai beberapa perubahan payudara saat hamil.

Pada saat ibu mulai hamil, maka hormon-hormon kehamilan akan keluar dan memberikan efek samping adanya perubahan pada beberapa bagian tubuh, beberapa di antaranya lengan, paha, dan jari-jari kaki yang membengkak. 

Perubahan payudara saat hamil pun akan terjadi, mulai dari bentuk payudara, warna areola, hingga bentuk puting. Semua perubahan yang terjadi tersebut adalah hal normal dan sering terjadi. Namun, bentuk perubahannya bisa berbeda pada setiap ibu.

Perubahan payudara saat hamil

Berikut beberapa perubahan payudara saat hamil

  • Ukuran membesar dan menjadi berat
  • Payudara menjadi sangat sensitif dan sakit
  • Warna kulit payudara sedikit menggelap
  • Benjolan kecil seperti jerawat di sekitar payudara
  • Cairan kolostrum yang merembes ke baju
  • Munculnya stretch mark
  • Puting membesar, dan lainnya

Waspadai perubahan ini pada payudara

Memang perubahan payudara saat hamil normal terjadi dan akan berbeda pada setiap masing-masing ibu hamil. Akan tetapi ada beberapa gejala yang harus diwaspadai bila perubahan ini terjadi. 

1. Mastitis 

Mastitis merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan payudara, dan bisa dialami selama masa kehamilan hingga menyusui. Salah satu penyebab perubahan payudara saat hamil yang harus diwaspadai ini karena adanya infeksi bakteri.

Adanya bakteri Staphylococcus dan Streptococcus agalactiae bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada jaringan payudara melalui luka di puting maupun saluran air susu.

Bila mastitis ini terjadi, Anda bisa menyembuhkannya dengan antibiotik dan menggunakan krim agar lebih memastikan kesembuhannya.

2. Benjolan pada payudara yang tidak biasa

Perubahan payudara saat hamil yang sering terjadi adalah munculnya benjolan, dikarenakan munculnya Tuberkel Montgomery yang menjaga puting agar tetap lembap dan bersifat antibakteri.

Namun, apabila benjolan tersebut disertai dengan beberapa kondisi di bawah ini maka Anda harus mewaspadainya.

  • Benjolan pada payudara berwarna kemerahan atau terjadi pembengkakan, sehingga area puting terasa sakit
  • Terjadinya gatal dan ruam pada area sekitar payudara
  • Adanya darah yang keluar dari benjolan tersebut
  • Benjolan berisikan nanah atau abses

Perubahan payudara saat hamil yang seperti ini perlu diwaspadai karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala kanker payudara. Segera beritahu dokter bila gejala-gejala di atas terjadi.

Setelah perubahan payudara ketika mengandung sudah diketahui, maka Anda harus lebih peka terhadap kondisi yang terjadi. Salah satu yang bisa Anda lakukan dengan melakukan perawatan.

Cara perawatan perubahan payudara

1. Menggunakan bra yang nyaman

Adanya perubahan ukuran akan membuat bra yang Anda gunakan pun ikut mengalami kenaikan ukuran. Sesuaikan ukuran bra dengan payudara yang membesar selama masa kehamilan hingga menyusui.

2. Selalu oleskan pelembap

Rasa gatal yang timbul karena adanya perubahan payudara ketika mengandung atau stretch mark ini dapat diredakan dengan mengoleskan pelembap setiap sehabis mandi dan sebelum tidur. Penggunaan pelembap juga dianjurkan bila kulit payudara terasa kering.

3. Mengompres dengan air hangat

Selama hamil dan menyusui, seringkali payudara terasa nyeri, mengeras, bahkan lebih sensitif. Kompres payudara dengan air hangat agar pembuluh darah di area payudara berjalan lancar.

4. Memijat payudara

Jika benjolan muncul di bagian areola akibat perubahan payudara ketika mengandung, maka memijat sembari menempelkan handuk hangat pada area tersebut menjadi jalan keluarnya. Hal ini dimaksudkan agar saluran susu kembali lancar.

Cara memijat payudara yang benar adalah dengan memulai dari bagian atas payudara dan diteruskan hingga menuju puting. 

Saat melakukan pijat ini, Anda harus mewaspadai bila ditemukan benjolan di payudara atau ketiak yang disertai dengan lesung pada payudara, puting yang masuk ke dalam, atau keluarnya darah dari puting. Biasanya gejala-gejala tersebut menandakan adanya kemungkinan kanker payudara.

5. Menggunakan breast pad

Penggunaan ini dimaksudkan agar air susu tidak merembes dan membasahi baju. Jika hal tersebut terjadi, maka rasa percaya diri ibu pun akan terganggu.

Meskipun perubahan payudara saat hamil normal terjadi, akan tetapi Anda tetap harus memerhatikan setiap perubahannya. Bisa jadi beberapa perubahan yang ibu alami tidak awam terjadi dan termasuk ke dalam perubahan yang harus diwaspadai.