Perubahan Payudara Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

No Comments Kehamilan
Perubahan Payudara Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Perubahan akan terjadi pada tubuh ibu hamil, termasuk bagian payudara. Namun, dari beragam perubahan yang terjadi Anda harus mewaspadai beberapa perubahan payudara saat hamil.

Pada saat ibu mulai hamil, maka hormon-hormon kehamilan akan keluar dan memberikan efek samping adanya perubahan pada beberapa bagian tubuh, beberapa di antaranya lengan, paha, dan jari-jari kaki yang membengkak. 

Perubahan payudara saat hamil pun akan terjadi, mulai dari bentuk payudara, warna areola, hingga bentuk puting. Semua perubahan yang terjadi tersebut adalah hal normal dan sering terjadi. Namun, bentuk perubahannya bisa berbeda pada setiap ibu.

Perubahan payudara saat hamil

Berikut beberapa perubahan payudara saat hamil

  • Ukuran membesar dan menjadi berat
  • Payudara menjadi sangat sensitif dan sakit
  • Warna kulit payudara sedikit menggelap
  • Benjolan kecil seperti jerawat di sekitar payudara
  • Cairan kolostrum yang merembes ke baju
  • Munculnya stretch mark
  • Puting membesar, dan lainnya

Waspadai perubahan ini pada payudara

Memang perubahan payudara saat hamil normal terjadi dan akan berbeda pada setiap masing-masing ibu hamil. Akan tetapi ada beberapa gejala yang harus diwaspadai bila perubahan ini terjadi. 

1. Mastitis 

Mastitis merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan payudara, dan bisa dialami selama masa kehamilan hingga menyusui. Salah satu penyebab perubahan payudara saat hamil yang harus diwaspadai ini karena adanya infeksi bakteri.

Adanya bakteri Staphylococcus dan Streptococcus agalactiae bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada jaringan payudara melalui luka di puting maupun saluran air susu.

Bila mastitis ini terjadi, Anda bisa menyembuhkannya dengan antibiotik dan menggunakan krim agar lebih memastikan kesembuhannya.

2. Benjolan pada payudara yang tidak biasa

Perubahan payudara saat hamil yang sering terjadi adalah munculnya benjolan, dikarenakan munculnya Tuberkel Montgomery yang menjaga puting agar tetap lembap dan bersifat antibakteri.

Namun, apabila benjolan tersebut disertai dengan beberapa kondisi di bawah ini maka Anda harus mewaspadainya.

  • Benjolan pada payudara berwarna kemerahan atau terjadi pembengkakan, sehingga area puting terasa sakit
  • Terjadinya gatal dan ruam pada area sekitar payudara
  • Adanya darah yang keluar dari benjolan tersebut
  • Benjolan berisikan nanah atau abses

Perubahan payudara saat hamil yang seperti ini perlu diwaspadai karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala kanker payudara. Segera beritahu dokter bila gejala-gejala di atas terjadi.

Setelah perubahan payudara ketika mengandung sudah diketahui, maka Anda harus lebih peka terhadap kondisi yang terjadi. Salah satu yang bisa Anda lakukan dengan melakukan perawatan.

Cara perawatan perubahan payudara

1. Menggunakan bra yang nyaman

Adanya perubahan ukuran akan membuat bra yang Anda gunakan pun ikut mengalami kenaikan ukuran. Sesuaikan ukuran bra dengan payudara yang membesar selama masa kehamilan hingga menyusui.

2. Selalu oleskan pelembap

Rasa gatal yang timbul karena adanya perubahan payudara ketika mengandung atau stretch mark ini dapat diredakan dengan mengoleskan pelembap setiap sehabis mandi dan sebelum tidur. Penggunaan pelembap juga dianjurkan bila kulit payudara terasa kering.

3. Mengompres dengan air hangat

Selama hamil dan menyusui, seringkali payudara terasa nyeri, mengeras, bahkan lebih sensitif. Kompres payudara dengan air hangat agar pembuluh darah di area payudara berjalan lancar.

4. Memijat payudara

Jika benjolan muncul di bagian areola akibat perubahan payudara ketika mengandung, maka memijat sembari menempelkan handuk hangat pada area tersebut menjadi jalan keluarnya. Hal ini dimaksudkan agar saluran susu kembali lancar.

Cara memijat payudara yang benar adalah dengan memulai dari bagian atas payudara dan diteruskan hingga menuju puting. 

Saat melakukan pijat ini, Anda harus mewaspadai bila ditemukan benjolan di payudara atau ketiak yang disertai dengan lesung pada payudara, puting yang masuk ke dalam, atau keluarnya darah dari puting. Biasanya gejala-gejala tersebut menandakan adanya kemungkinan kanker payudara.

5. Menggunakan breast pad

Penggunaan ini dimaksudkan agar air susu tidak merembes dan membasahi baju. Jika hal tersebut terjadi, maka rasa percaya diri ibu pun akan terganggu.

Meskipun perubahan payudara saat hamil normal terjadi, akan tetapi Anda tetap harus memerhatikan setiap perubahannya. Bisa jadi beberapa perubahan yang ibu alami tidak awam terjadi dan termasuk ke dalam perubahan yang harus diwaspadai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *